Medan, JurnalPakar.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berasal dari wilayah Sumatera dan Kalimantan menjadi perhatian serius Srikandi Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat (LSM PAKAR) Indonesia.
Ketua Srikandi DPP LSM PAKAR Indonesia, Elyta Megawati, menegaskan bahwa karhutla bukan hanya bencana ekologis, tetapi juga krisis kemanusiaan yang mengancam hak dasar warga untuk menghirup udara bersih.
“Tangis hutan adalah luka alam. Jangan biarkan asap menggantikan masa depan. Nafas bersih adalah pelukan hangat seorang ibu untuk anaknya. Api yang kau nyalakan sebentar, menyisakan sesak yang panjang,” ujar Elyta kepada Jurnal Pakar, Kamis (16/10/2026) di Medan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Elyta menjelaskan, dampak kabut asap paling dirasakan oleh kelompok rentan, yakni perempuan, anak-anak, dan lansia. Gangguan ISPA meningkat, ibu hamil kesulitan bernafas, serta aktivitas pendidikan dan perekonomian warga lumpuh.
Berdasarkan catatan Srikandi LSM PAKAR, kebakaran hutan sering dipicu oleh kelalaian manusia, mulai dari pembukaan lahan dengan cara dibakar hingga pembuangan puntung rokok sembarangan. Satu percikan kecil dapat menimbulkan bencana asap lintas provinsi.
Dalam siaran persnya, Srikandi DPP LSM PAKAR Indonesia menyampaikan tiga sikap tegas:
1. Tuntutan Penegakan Hukum.
Srikandi mendesak KLHK, Polri, dan pemerintah daerah bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap korporasi maupun oknum pembakar hutan.
2. Edukasi Berbasis Keluarga.
Perempuan harus menjadi garda terdepan penjaga lingkungan, dengan menanamkan kesadaran kepada anak-anak bahwa menjaga hutan sama dengan menjaga nafas keluarga.
3. Gerakan Srikandi Peduli Nafas Bersih.
Kader Srikandi di seluruh DPD dan DPC LSM PAKAR Indonesia diinstruksikan untuk melakukan aksi sosial, kampanye anti-karhutla, dan pembagian masker gratis di wilayah terdampak.
“Menjaga hutan adalah ibadah. Jika hutan menangis, maka ibu yang pertama kali merasakan sesaknya. Srikandi tidak akan diam,” pungkas Elyta.
LSM PAKAR Indonesia menegaskan akan terus mengawal isu lingkungan hidup sebagai bagian dari perjuangan membela kemerdekaan rakyat.
(TEAM)












