Srikandi DPP LSM PAKAR Indonesia Soroti Bahaya Kabut Asap Akibat Karhutla: Jangan Biarkan Asap Menggantikan Masa Depan

- Penulis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, JurnalPakar.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berasal dari wilayah Sumatera dan Kalimantan menjadi perhatian serius Srikandi Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat (LSM PAKAR) Indonesia.

Ketua Srikandi DPP LSM PAKAR Indonesia, Elyta Megawati, menegaskan bahwa karhutla bukan hanya bencana ekologis, tetapi juga krisis kemanusiaan yang mengancam hak dasar warga untuk menghirup udara bersih.

“Tangis hutan adalah luka alam. Jangan biarkan asap menggantikan masa depan. Nafas bersih adalah pelukan hangat seorang ibu untuk anaknya. Api yang kau nyalakan sebentar, menyisakan sesak yang panjang,” ujar Elyta kepada Jurnal Pakar, Kamis (16/10/2026) di Medan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Elyta menjelaskan, dampak kabut asap paling dirasakan oleh kelompok rentan, yakni perempuan, anak-anak, dan lansia. Gangguan ISPA meningkat, ibu hamil kesulitan bernafas, serta aktivitas pendidikan dan perekonomian warga lumpuh.

Berdasarkan catatan Srikandi LSM PAKAR, kebakaran hutan sering dipicu oleh kelalaian manusia, mulai dari pembukaan lahan dengan cara dibakar hingga pembuangan puntung rokok sembarangan. Satu percikan kecil dapat menimbulkan bencana asap lintas provinsi.

Baca Juga:  Rayakan HUT RI ke-81, Jurnalis Medan Utara Bersama Polsek Medan Labuhan Sukses Gelar Lomba Domino Ceria

Dalam siaran persnya, Srikandi DPP LSM PAKAR Indonesia menyampaikan tiga sikap tegas:

1. Tuntutan Penegakan Hukum.
Srikandi mendesak KLHK, Polri, dan pemerintah daerah bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap korporasi maupun oknum pembakar hutan.

2. Edukasi Berbasis Keluarga.
Perempuan harus menjadi garda terdepan penjaga lingkungan, dengan menanamkan kesadaran kepada anak-anak bahwa menjaga hutan sama dengan menjaga nafas keluarga.

3. Gerakan Srikandi Peduli Nafas Bersih.
Kader Srikandi di seluruh DPD dan DPC LSM PAKAR Indonesia diinstruksikan untuk melakukan aksi sosial, kampanye anti-karhutla, dan pembagian masker gratis di wilayah terdampak.

“Menjaga hutan adalah ibadah. Jika hutan menangis, maka ibu yang pertama kali merasakan sesaknya. Srikandi tidak akan diam,” pungkas Elyta.

LSM PAKAR Indonesia menegaskan akan terus mengawal isu lingkungan hidup sebagai bagian dari perjuangan membela kemerdekaan rakyat.

(TEAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan DNA Babi pada Menu MBG Medan, Uji Lab di Bogor Jadi Sorotan, APH Diminta Periksa Dokumen
Gugatan PT Toba Surimi Industries Tbk Terhadap Bank Mandiri Bergulir di PN Medan, Hakim Minta Tergugat 30 Hadir
Rupiah Menjangkau Pelosok Nusantara, KRI Bung Karno-369 Tegaskan Kehadiran Negara di Wilayah 3T
FABEM Sumut Tebar Kepedulian, Mbah Suri Menangis Terharu Terima Bantuan Kursi Roda
Apresiasi International Friendly Games PERADI – Malaysian Bar, Medan Lawyer FC: Persaudaraan Advokat Tak Kenal Batas Negara
Imigrasi Belawan Raih Dua Penghargaan Nasional di Ajang Bimtek Pimpasa Ditjen Imigrasi
AKSI SOSIAL CSR, PT MUSIM MAS GELAR PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS DAN DONOR DARAH MASYARAKAT MEDAN DELI DAN MEDAN LABUHAN 
TRANSFORMASI PELINDO GROUP, PENERBITAN NOTA JASA KEPELABUHAN BELAWAN BERALIH KE PELINDO REGIONAL I
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:25 WIB

Dugaan DNA Babi pada Menu MBG Medan, Uji Lab di Bogor Jadi Sorotan, APH Diminta Periksa Dokumen

Senin, 2 November 2026 - 11:00 WIB

Gugatan PT Toba Surimi Industries Tbk Terhadap Bank Mandiri Bergulir di PN Medan, Hakim Minta Tergugat 30 Hadir

Senin, 2 November 2026 - 07:17 WIB

Rupiah Menjangkau Pelosok Nusantara, KRI Bung Karno-369 Tegaskan Kehadiran Negara di Wilayah 3T

Senin, 2 November 2026 - 02:26 WIB

FABEM Sumut Tebar Kepedulian, Mbah Suri Menangis Terharu Terima Bantuan Kursi Roda

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Imigrasi Belawan Raih Dua Penghargaan Nasional di Ajang Bimtek Pimpasa Ditjen Imigrasi

Berita Terbaru