HEBOH, BUAYA MUNCUL DI MUARA SUNGAI, WARGA SEKITAR RESAH

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELAWAN | JurnalPakar.com – Warga yang tinggal di sekitar muara aliran Sungai Bederak, Siombak, Hamparan Perak dan Sicanang dihebohkan kemunculan buaya muara. Diperkirakan ada delapan ekor yang terlihat berkeliaran di permukaan sungai, Selasa (19/10/2026).

Salah satu buaya yang muncul diperkirakan memiliki panjang 2 hingga 3 meter. Lokasi kemunculan berada sangat dekat dengan permukiman nelayan dan area tambak milik warga.

“Kemarin nampak kepalanya saja, hari ini badannya sudah naik. Warga jadi takut mau mandi dan cari ikan,” ujar seorang warga di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muara Sungai Bederak, Siombak, Hamparan Perak dan Sicanang sendiri terhubung langsung dengan kawasan mangrove dan Pelabuhan Belawan. Kawasan tersebut memang merupakan habitat alami buaya muara. Warga menduga, air pasang yang naik serta banyaknya limbah di sungai membuat buaya bergerak hingga ke hulu.

Kondisi itu membuat warga yang menggantungkan hidup sebagai nelayan kecil dan pencari kepah (kerang) menjadi resah dan menunda aktivitas.

Baca Juga:  Semarak HUT ke-81 RI, Imigrasi Belawan Hadirkan Layanan PASPORIA dan Eazy Paspor untuk Masyarakat

“Kami biasanya cari ikan di pinggiran muara, sekarang takut. Anak-anak juga kami larang main di sungai dulu,” kata Udin, warga sekitar.

Ketua DPC HNSI Kota Medan, Abdul Rahman, mengimbau nelayan agar tetap waspada dan tidak beraktivitas sendirian, terutama di pagi dan sore hari yang menjadi waktu aktif buaya mencari makan.

Ia memastikan, kemunculan buaya tersebut sudah dilaporkan ke Ditpolairud Polda Sumut untuk ditindaklanjuti.

“Kita sudah melaporkan hal itu ke Ditpolairud Polda Sumut dan langsung dilakukan penyisiran di muara sungai tempat munculnya buaya,” jelas Abdul Rahman.

Abdul Rahman juga berharap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara dan BPBD Kota Medan segera turun ke lokasi. Ia meminta pemerintah daerah segera memasang papan peringatan bahaya buaya dan melakukan pemantauan rutin di sepanjang muara.

(Awal Yatim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Multi Terminal Cetak Wirausaha Muda Lewat Program Jamur Berdaya HUB di Medan
Dugaan Skandal P3TGAI Asahan Rp1,17 Miliar Mencuat, 6 P3A di Meranti Mengaku Diperas Rp570 Juta
Perkuat Tata Kelola Aset Negara, KSOP Belawan dan Pelindo Regional 1 Teken Tukar Menukar BMN
216 Hari Laporan Dipetieskan Polsek Medan Tembung, LP Zenius Taruna Kamal Mangkrak
Gagal Dieksekusi PN Lubuk Pakam, Lahan Al Washliyah di Pasar 4 Helvetia Ricuh
KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka Usai Tabrakan Kapal Taiwan, Kodaeral I Evakuasi 3 ABK
Tolak Eksekusi 32 Hektare Lahan Pasar IV Desa Helvetia, Ribuan Warga: Kami Siap Pertahankan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Imigrasi Belawan Teguhkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Pelindo Multi Terminal Cetak Wirausaha Muda Lewat Program Jamur Berdaya HUB di Medan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Dugaan Skandal P3TGAI Asahan Rp1,17 Miliar Mencuat, 6 P3A di Meranti Mengaku Diperas Rp570 Juta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Perkuat Tata Kelola Aset Negara, KSOP Belawan dan Pelindo Regional 1 Teken Tukar Menukar BMN

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

216 Hari Laporan Dipetieskan Polsek Medan Tembung, LP Zenius Taruna Kamal Mangkrak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:35 WIB

KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka Usai Tabrakan Kapal Taiwan, Kodaeral I Evakuasi 3 ABK

Berita Terbaru