Dugaan Skandal P3TGAI Asahan Rp1,17 Miliar Mencuat, 6 P3A di Meranti Mengaku Diperas Rp570 Juta

- Penulis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASAHAN | JurnalPakar.com – Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, menjadi sorotan. Program yang bertujuan memperbaiki saluran irigasi untuk kepentingan petani itu, kini menuai pengakuan berbeda dari para penerima manfaat.

Enam kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di wilayah tersebut menyampaikan pengakuan terkait dinamika pengelolaan anggaran di lapangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, masing-masing P3A mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp195 juta. Dengan jumlah enam kelompok, total alokasi yang bersumber dari keuangan negara tersebut bernilai Rp1,17 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam perjalanannya, para kelompok mengaku menghadapi kendala. Mereka menyebut adanya permintaan dana yang menurut pengakuan mereka sebesar Rp85 juta per kelompok ditambah Rp10 juta lainnya. Jika dikalkulasi untuk enam kelompok, nilai yang mereka persoalkan mencapai Rp570 juta.

Pengakuan tersebut hingga kini masih bersifat sepihak dari para P3A dan belum terverifikasi secara resmi melalui dokumen maupun pemeriksaan instansi berwenang.

Selain persoalan dana, para P3A juga menyampaikan pengakuan terkait mekanisme pengadaan material yang menurut mereka tidak sepenuhnya dikelola kelompok. Kondisi itu disebut berdampak pada kesesuaian material dengan kebutuhan teknis dan kelancaran pekerjaan.

Akibat situasi tersebut, beberapa kelompok mengaku harus mencari talangan dana tambahan agar pekerjaan irigasi tetap berjalan sesuai target waktu.

Baca Juga:  HEBOH, BUAYA MUNCUL DI MUARA SUNGAI, WARGA SEKITAR RESAH

Dalam rangkaian pengakuan tersebut, muncul penyebutan dua inisial yakni ES dan R. Penyebutan nama tersebut merupakan bagian dari pengakuan P3A dan masih memerlukan klarifikasi serta verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Menanggapi informasi yang berkembang, Ketua DPW LSM PAKAR Sumatera Utara, Elyta Megawati, mendorong agar Balai Wilayah Sungai Sumatera II (BWS) melakukan evaluasi menyeluruh.

Elyta meminta agar dilakukan penelusuran terhadap pelaksanaan di enam lokasi, termasuk mekanisme realisasi anggaran, pengadaan material, serta dokumen pertanggungjawaban kegiatan.

“Program P3TGAI ini menggunakan uang negara dan tujuannya sangat baik untuk petani. Jika ada informasi atau keluhan dari petani penerima manfaat, sudah seharusnya dibuka secara transparan dan diperiksa secara objektif. Petani harus menjadi pihak yang paling merasakan manfaat program ini,” ujar Elyta.

Saat ini publik menantikan langkah klarifikasi dari BWS Sumatera II dan pihak terkait guna memastikan pelaksanaan P3TGAI di Meranti berjalan sesuai juknis dan regulasi yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih terus berupaya menghubungi pihak berinisial ES, R, dan BWS Sumatera II untuk mendapatkan klarifikasi, konfirmasi, dan hak jawab.

Redaksi memberikan ruang hak jawab seluas-luasnya kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

(TEAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Multi Terminal Cetak Wirausaha Muda Lewat Program Jamur Berdaya HUB di Medan
Perkuat Tata Kelola Aset Negara, KSOP Belawan dan Pelindo Regional 1 Teken Tukar Menukar BMN
216 Hari Laporan Dipetieskan Polsek Medan Tembung, LP Zenius Taruna Kamal Mangkrak
Gagal Dieksekusi PN Lubuk Pakam, Lahan Al Washliyah di Pasar 4 Helvetia Ricuh
KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka Usai Tabrakan Kapal Taiwan, Kodaeral I Evakuasi 3 ABK
Tolak Eksekusi 32 Hektare Lahan Pasar IV Desa Helvetia, Ribuan Warga: Kami Siap Pertahankan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Imigrasi Belawan Teguhkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian
PERKUAT PENJAGAAN LAUT SUMUT, KODAERAL I DAN BEA CUKAI SATUKAN LANGKAH LAWAN PENYELUNDUPAN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Pelindo Multi Terminal Cetak Wirausaha Muda Lewat Program Jamur Berdaya HUB di Medan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Dugaan Skandal P3TGAI Asahan Rp1,17 Miliar Mencuat, 6 P3A di Meranti Mengaku Diperas Rp570 Juta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Perkuat Tata Kelola Aset Negara, KSOP Belawan dan Pelindo Regional 1 Teken Tukar Menukar BMN

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

216 Hari Laporan Dipetieskan Polsek Medan Tembung, LP Zenius Taruna Kamal Mangkrak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:35 WIB

KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka Usai Tabrakan Kapal Taiwan, Kodaeral I Evakuasi 3 ABK

Berita Terbaru