MEDAN | JurnalPakar.com – “Jangan biarkan harapan ini padam… Rizky Akbar masih berjuang untuk hidup.”
Kalimat itu menjadi jeritan pilu dari keluarga Muhammad Rizky Akbar, pemuda yang kini terbaring lemah dengan kondisi tubuh yang sangat kurus dan memprihatinkan.
Perjuangan Rizky melawan penyakit usus dan tumor bukan perjuangan sehari dua hari. Hampir dua tahun ia keluar masuk ruang operasi demi mempertahankan hidupnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Riwayat Panjang Penderitaan Rizky:
November 2024: Operasi pertama akibat penyumbatan usus.
Februari 2026: Operasi kedua akibat kebocoran usus.
Maret 2026: Operasi ketiga, pengangkatan tumor usus dan pemasangan kolostomi di sisi kiri.
Di RS Murni Teguh: Tindakan penyambungan usus, namun kembali mengalami kebocoran.
Operasi Ulang: Harus kembali dipasang kolostomi di sisi kanan.
Kini, di saat tubuhnya belum pulih sempurna, cobaan kembali datang. Akibat kekurangan gizi dan nutrisi, jahitan bekas operasinya terkoyak.

Kondisinya saat ini sangat mengkhawatirkan. Ia mengalami sesak napas, tidak tahan menahan sakit di bekas jahitan yang terkoyak, sulit makan dan minum, serta kondisi tubuh yang sangat lemah. Ia butuh segera perawatan di Rumah Sakit (Rumkit).
Pihak keluarga saat ini tengah berjuang membawa Rizky kembali ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Mereka juga memohon doa agar pengurusan administrasi RS Rumkit dilancarkan dan tidak dipersulit.
Untuk itu, keluarga membuka pintu donasi bagi siapa saja yang terketuk hatinya untuk membantu kesembuhan Rizky, baik moril maupun materil.
Bagi Anda yang ingin membantu, dapat menyalurkan bantuan melalui:
BANK BRI: 532101053226537
An. Sofiana
Untuk konfirmasi dan informasi, dapat menghubungi Ibu Sofiana: 0823-7406-7825
“Sekecil apa pun bantuan yang Anda berikan, sangat berarti bagi Rizky dan keluarganya. Semoga Allah membalas kebaikan Anda semua dengan berlipat ganda. Aamiin.“
Mari bersama kita doakan:
“Ya Allah, mudahkanlah segala urusan Muhammad Rizky Akbar. Berikan kekuatan kepada tubuhnya, ringankan rasa sakitnya, bukakan jalan pengobatan dan pertolongan terbaik untuknya…”
(TEAM)












