KM Cendrawasih Terbakar di Belawan

- Penulis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELAWAN (JP) – KM Cendrawasih Laut merupakan kapal ikan penangkap ikan teri ( Pukat Teri ) terbakar ketika sandar di Gudang Sumber Utama (SU) dikawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan, Minggu (23/8/2026) sore.

Belakangan diketahui, kalau terbakarnya KM Cendrawasih Laut diduga akibat dari meledak blower yang berada di dalam kamar mesin. Dimana saat itu sedang kegiatan bongkar mesin, yang kemudian memicu api dan menjalar keseluruhan ruangan yang berada di dalam kamar mesin, serta kebangunan kapal. Sampai berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti apakah ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, kebakaran terjadi ketika KM Cendrawasih Laut sedang sandar di gudang Sumber Utama (SU) di kawasan PPS Belawan dan perbaikan mesin. Disaat melakukan perbaikan mesin, tiba-tiba blower yang berada di dalam kamar mesin meledak. Banyaknya bahan-bahan yang mudah terbakar, sehingga dengan mudah api membesar dan menjalar ke badan kapal.

” Informasinya bang, blower yang berada di dalam kamar mesin meledak. Di dalam ruang mesin ada banyak oli, bahan bakar minyak ( BBM). Sehingga api dengan cepat membakar semua bagian mesin dan bangunan kapal ikan yang terbuat dari kayu.,” ujar Herman, seorang nelayan.

Menurut Herman, para nelayan yang berada di sekitar pukat teri mencoba untuk memadamkan api. Namun, kobaran api terus membesar hingga mereka kesulitan untuk memadamkanya. Api dapat di padamkan setelah mobil pemadam kebakaran milik Pemko Medan tiba dilokasi.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, kondisi kerusakan kapal dan jumlah kerugian akibat kejadian tersebut belum dapat dipastikan.

(Awal yatim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SP2HP Ketiga Kasus Gadai Mobil Zenius Taruna Kamal Dinilai Jalan di Tempat, Kuasa Hukum Soroti PT Bersama Orzora Sukses Gadai
Gagal Dieksekusi PN Lubuk Pakam, Lahan Al Washliyah di Pasar 4 Helvetia Ricuh
KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka Usai Tabrakan Kapal Taiwan, Kodaeral I Evakuasi 3 ABK
Tolak Eksekusi 32 Hektare Lahan Pasar IV Desa Helvetia, Ribuan Warga: Kami Siap Pertahankan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Imigrasi Belawan Teguhkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian
PERKUAT PENJAGAAN LAUT SUMUT, KODAERAL I DAN BEA CUKAI SATUKAN LANGKAH LAWAN PENYELUNDUPAN
Menembus Batas Kepulauan, KRI Bung Karno-369 Kawal Rupiah Hingga Pelosok Negeri
Sinergi Lintas Matra: Polda Sumut, TNI dan Pemda Gelar Operasi Patuh Toba 2026 Demi Keselamatan di Jalan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:54 WIB

SP2HP Ketiga Kasus Gadai Mobil Zenius Taruna Kamal Dinilai Jalan di Tempat, Kuasa Hukum Soroti PT Bersama Orzora Sukses Gadai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Gagal Dieksekusi PN Lubuk Pakam, Lahan Al Washliyah di Pasar 4 Helvetia Ricuh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:35 WIB

KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka Usai Tabrakan Kapal Taiwan, Kodaeral I Evakuasi 3 ABK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Tolak Eksekusi 32 Hektare Lahan Pasar IV Desa Helvetia, Ribuan Warga: Kami Siap Pertahankan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:47 WIB

PERKUAT PENJAGAAN LAUT SUMUT, KODAERAL I DAN BEA CUKAI SATUKAN LANGKAH LAWAN PENYELUNDUPAN

Berita Terbaru