MEDAN, JurnalPakar.com – Ketua Umum DPP Srikandi LSM PAKAR Indonesia, Elyta Megawati, menggelar konferensi pers di Hotel Menara Lexus, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Minggu (28/6/2026) pukul 15.00 WIB. Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 awak media itu membongkar sejumlah dugaan penyimpangan dalam pemberangkatan Tim Renang Unggulan Aquatic Deli Serdang ke ajang _“MILO-KL Classic Invitational”_ di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam keterangannya, Ketua Umum DPP SRIKANDI LSM PAKAR INDONESIA, Elyta Megawati menjelaskan bahwa tim yang beranggotakan empat atlet itu diberangkatkan melalui Event Organizer Milenial dengan Farhan sebagai Penanggung Jawab atau PIC. Keberangkatan tim tersebut mendapat dukungan penuh dari Bupati Deli Serdang, H. Asriludin Tambunan, termasuk isu bantuan anggaran.
“Konferensi pers ini kami lakukan sebagai bentuk pengawasan dan keberpihakan kepada atlet. Kami menerima banyak laporan dari orang tua dan atlet terkait pelaksanaan keberangkatan yang tidak sesuai,” ujar Elyta di hadapan media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Empat Poin Dugaan Pelanggaran
Elyta memaparkan empat permasalahan utama yang menjadi sorotan Srikandi LSM PAKAR Indonesia:
Pertama, dugaan penggelapan dana bantuan. PIC diduga menggelapkan dana bantuan yang disalurkan Bupati Deli Serdang untuk keberangkatan tim.
Kedua, dugaan penggelapan iuran jaket. PIC menarik iuran dari peserta untuk pembelian jaket tim, namun hingga saat ini jaket tersebut tidak diterima oleh para atlet.
Ketiga, dugaan penyelewengan dana logistik. Dana untuk tiket pulang-pergi, hotel, makan, dan minum telah ditarik dari peserta. Namun, kondisi akomodasi dan konsumsi dinilai tidak layak. Para atlet mengaku hanya makan mi instan dan harus berpindah-pindah hotel selama di Malaysia.
Keempat, dugaan penyalahgunaan untuk kepentingan pribadi. Saat kepulangan dari Kuala Lumpur, PIC menitipkan sekitar delapan unit ponsel iPhone kepada atlet. Tindakan itu diduga untuk menghindari pembayaran cukai barang masuk ke Indonesia. Ponsel tersebut kemudian diambil oleh Farhan di Bandara Kualanamu.
“Ini sangat mencederai semangat sportivitas dan merusak nama baik Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang sudah mendukung penuh atlet,” tegas Elyta.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Event Organizer Milenial dan Farhan belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan tersebut.
(TEAM)











