Pemerintah Dinilai Lamban Tangani Polusi Udara Akibat Karhutla di Medan, Sekretaris PW Pemuda Muslim Sumut Desak Penanganan Serius

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | JurnalPakar.com – Penanganan polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada Kota Medan dinilai belum menunjukkan langkah konkret. Lambannya respons pemerintah menjadi sorotan karena kualitas udara yang memburuk berpotensi mengancam kesehatan masyarakat.

Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muslim Sumatera Utara, Chaerul Umam Sinaga, meminta pemerintah segera mengambil tindakan nyata dan terukur untuk mengatasi persoalan pencemaran udara tersebut.

Menurutnya, dampak polusi udara akibat karhutla tidak bisa dipandang sebelah mata. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan warga dengan riwayat gangguan pernapasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah harus sesegera mungkin mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan ini. Jangan menganggap enteng polusi udara akibat karhutla, karena kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegas Chaerul Umam Sinaga kepada Jurnal Pakar, Selasa (14/10/2026).

Chaerul menilai, langkah cepat yang dapat dilakukan pemerintah adalah dengan membagikan masker kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan dan kelompok yang paling rentan terdampak.

Baca Juga:  Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Sinergi Stakeholder untuk Percepatan Layanan Nonpetikemas

Selain itu, ia mendorong pemerintah untuk memperkuat pemantauan kualitas udara secara berkala serta memberikan informasi yang terbuka dan akurat kepada publik mengenai kondisi udara dan langkah-langkah antisipasi.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk mengendalikan sumber api, memastikan proses pemadaman karhutla berjalan efektif, serta memperkuat upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

“Jangan sampai masyarakat dibiarkan menghadapi dampak polusi udara tanpa perlindungan dan informasi yang memadai. Pemerintah harus hadir memberikan solusi, bukan hanya menunggu persoalan semakin memburuk,” ujarnya.

Chaerul berharap Pemerintah Daerah bersama instansi terkait dapat segera mengambil langkah yang cepat, tepat, dan berkelanjutan agar kualitas udara di Kota Medan kembali membaik, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan normal.

Ia menegaskan, penanganan polusi udara akibat karhutla membutuhkan keseriusan, sinergi, dan komitmen bersama demi melindungi kesehatan masyarakat Sumatera Utara, khususnya warga Kota Medan.

(TEAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AKSI SOSIAL CSR, PT MUSIM MAS GELAR PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS DAN DONOR DARAH MASYARAKAT MEDAN DELI DAN MEDAN LABUHAN 
TRANSFORMASI PELINDO GROUP, PENERBITAN NOTA JASA KEPELABUHAN BELAWAN BERALIH KE PELINDO REGIONAL I
Pelindo Multi Terminal Cetak Wirausaha Muda Lewat Program Jamur Berdaya HUB di Medan
Dugaan Skandal P3TGAI Asahan Rp1,17 Miliar Mencuat, 6 P3A di Meranti Mengaku Diperas Rp570 Juta
Perkuat Tata Kelola Aset Negara, KSOP Belawan dan Pelindo Regional 1 Teken Tukar Menukar BMN
216 Hari Laporan Dipetieskan Polsek Medan Tembung, LP Zenius Taruna Kamal Mangkrak
Gagal Dieksekusi PN Lubuk Pakam, Lahan Al Washliyah di Pasar 4 Helvetia Ricuh
KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka Usai Tabrakan Kapal Taiwan, Kodaeral I Evakuasi 3 ABK
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:11 WIB

AKSI SOSIAL CSR, PT MUSIM MAS GELAR PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS DAN DONOR DARAH MASYARAKAT MEDAN DELI DAN MEDAN LABUHAN 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:10 WIB

TRANSFORMASI PELINDO GROUP, PENERBITAN NOTA JASA KEPELABUHAN BELAWAN BERALIH KE PELINDO REGIONAL I

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Pelindo Multi Terminal Cetak Wirausaha Muda Lewat Program Jamur Berdaya HUB di Medan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Dugaan Skandal P3TGAI Asahan Rp1,17 Miliar Mencuat, 6 P3A di Meranti Mengaku Diperas Rp570 Juta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Perkuat Tata Kelola Aset Negara, KSOP Belawan dan Pelindo Regional 1 Teken Tukar Menukar BMN

Berita Terbaru