PARGOMGOM SAMUDORA
BELAWAN | JurnalPakar.com – Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) menegaskan komitmennya membangun kemandirian pangan dari desa. Komitmen itu diwujudkan melalui Sosialisasi Teritorial Tahun 2026 yang digelar di Gedung Yos Sudarso, Makodaeral I, Belawan, Sumatera Utara, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P. Turut hadir Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Laut (Waaster Kasal), Laksamana Pertama TNI Albertus Agung Priyo Suseno, beserta rombongan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Aksi Nyata untuk Rakyat
Sosialisasi Teritorial 2026 ini bukan hanya agenda formal. Bagi Kodaeral I, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI AL dengan rakyat, membangun kebersamaan, dan menghadirkan solusi nyata atas kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat pengabdian tanpa batas, Kodaeral I terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari kemajuan bangsa.
Fokus di Paluh Kurau dan Limau Manis
Dalam kegiatan ini, Kodaeral I memprioritaskan program pemberdayaan masyarakat berbasis lahan ketahanan pangan. Dua desa menjadi lokasi utama, yakni Desa Paluh Kurau dan Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa.
Program ini membuktikan bahwa bela negara tidak hanya dilakukan lewat kekuatan pertahanan di laut. Bela negara juga diwujudkan lewat upaya menjaga ketersediaan pangan dan memperkuat ekonomi warga.
Dari desa untuk bangsa. Dari lahan produktif, tumbuh harapan masa depan yang lebih kuat.
Dari Pertanian Hingga Budidaya Kepiting
Pengembangan program tidak berhenti pada pengelolaan lahan. Kodaeral I juga mendorong tiga sektor produktif secara berkelanjutan:
1. Pengelolaan pertanian untuk ketersediaan pangan lokal
2. Kolam budidaya ikan sebagai sumber protein dan penghasilan warga
3. Budidaya kepiting yang memiliki nilai ekonomi tinggi
Ketiga sektor ini diarahkan agar memberi nilai tambah ekonomi, membuka peluang usaha baru, dan menciptakan sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir dan pedesaan.
Teritorial yang Menanam Harapan
Inilah makna teritorial yang sesungguhnya menurut Kodaeral I. Bukan hanya membangun kedekatan, tetapi juga menanam harapan, menumbuhkan produktivitas, dan mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh.
Melalui Sosialisasi Teritorial 2026, Kodaeral I menegaskan tekad untuk terus berada di garda terdepan dalam pengabdian TNI AL yang adaptif, responsif, dan berdampak langsung bagi rakyat.
Dengan semangat pantang menyerah, soliditas, dan jiwa pengabdian, Kodaeral I siap mengawal setiap program pemberdayaan demi terwujudnya ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
( Dispen Kodaeral I )












