Hari Ketiga Pencarian, Tim operasi SAR Nasional Temukan Pemuda Hanyut di Sungai Kapasuk Simalungun Meninggal Dunia

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, JurnalPakar.com  –  (24/7/2026) Setelah tiga hari pencarian intensif, Tim Operasi SAR Nasional berhasil menemukan Suwanda (19), korban yang dilaporkan hanyut di Sungai Kapasuk, Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian awal pada Jumat (24/7/2026) pukul 16.21 WIB.

Korban diketahui hanyut saat memancing di Sungai Kapasuk pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Danau Toba segera mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR untuk melaksanakan operasi pencarian.

Sejak hari pertama operasi, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan berbagai metode, mulai dari pencarian darat menyusuri bantaran sungai, pemantauan melalui jalur air, hingga pemanfaatan teknologi Drone Thermal untuk mendeteksi keberadaan korban dari udara. Namun hingga hari kedua, korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi kembali dilanjutkan dengan memperluas area pencarian ke arah hilir sungai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memasuki hari ketiga atau hari terakhir operasi, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan briefing pada pukul 08.00 WIB dan membagi personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) guna mengoptimalkan proses pencarian.

SRU I melakukan pencarian menggunakan Drone Thermal dari lokasi kejadian menuju hilir sungai sejauh kurang lebih enam kilometer.
SRU II melaksanakan pencarian dengan metode scouting darat menyusuri bantaran sungai hingga radius enam kilometer dari lokasi kejadian.
SRU III melakukan metode intercept menggunakan jaring di wilayah hilir sungai, tepatnya di kawasan Desa Bayu Bagas, sebagai antisipasi apabila korban terbawa arus.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 16.21 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban, sekitar ±2 kilometer dari lokasi kejadian (LKP). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD), kemudian dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga:  TEWASNYA 3 ABK KM PULAU SAMOSIR: POLAIRUD POLDASU AKUI MASIH DALAM TAHAP PENYELIDIKAN, POLICE LINE BELUM DIPASANG

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, S.H., M.Si. selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC) menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang telah bekerja maksimal selama pelaksanaan operasi.

“Operasi pencarian ini merupakan wujud sinergi seluruh unsur Tim Operasi SAR Nasional yang sejak hari pertama terus berupaya maksimal menemukan korban. Berbagai metode pencarian kami terapkan, mulai dari penyisiran darat, penggunaan Drone Thermal, hingga metode intercept di sepanjang aliran sungai. Meskipun menghadapi tantangan karakteristik sungai dan arus yang cukup kuat, seluruh personel tetap bekerja secara profesional, terukur, dan mengutamakan keselamatan. Alhamdulillah, pada hari ketiga korban berhasil ditemukan. Atas nama keluarga besar Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR, pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat yang telah bersinergi sehingga operasi ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Hery Marantika.

Selama pelaksanaan operasi, unsur yang terlibat terdiri dari Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Danau Toba, Polsek Tanah Jawa, Koramil 10/Tanah Jawa, BPBD Kabupaten Simalungun, pemerintah setempat, keluarga korban, serta unsur pendukung lainnya.

Dengan telah ditemukannya korban dan diserahkannya kepada pihak keluarga, Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia di Sungai Kapasuk secara resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi.

(Zevri Hutabarat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tolak Eksekusi 32 Hektare Lahan Pasar IV Desa Helvetia, Ribuan Warga: Kami Siap Pertahankan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Imigrasi Belawan Teguhkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian
Skandal Pembalakan Liar di Sungai Apit: Ribuan Kayu Mahang Ditebang, Pandi Ilog Bungkam Seribu Bahasa!
PERKUAT PENJAGAAN LAUT SUMUT, KODAERAL I DAN BEA CUKAI SATUKAN LANGKAH LAWAN PENYELUNDUPAN
Menembus Batas Kepulauan, KRI Bung Karno-369 Kawal Rupiah Hingga Pelosok Negeri
Sinergi Lintas Matra: Polda Sumut, TNI dan Pemda Gelar Operasi Patuh Toba 2026 Demi Keselamatan di Jalan
Fabem Sumut Soroti Perpres 107/2026 Belum Bisa Diakses Publik, Minta Pemerintah Buka Naskah Resmi
Kasus PT TSI vs Bank Mandiri: Soal 54 Cek Rp124 Miliar Versi Pelapor, Rion Arios Dorong OJK, BI, LPS Beri Kejelasan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Tolak Eksekusi 32 Hektare Lahan Pasar IV Desa Helvetia, Ribuan Warga: Kami Siap Pertahankan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Imigrasi Belawan Teguhkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:47 WIB

PERKUAT PENJAGAAN LAUT SUMUT, KODAERAL I DAN BEA CUKAI SATUKAN LANGKAH LAWAN PENYELUNDUPAN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Menembus Batas Kepulauan, KRI Bung Karno-369 Kawal Rupiah Hingga Pelosok Negeri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Sinergi Lintas Matra: Polda Sumut, TNI dan Pemda Gelar Operasi Patuh Toba 2026 Demi Keselamatan di Jalan

Berita Terbaru