JurnalPakar.com Medan — Setelah tiga hari berjibaku menyisir aliran Sungai Deli, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban hanyut di Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Operasi SAR ini berawal dari laporan Kepala Lingkungan 11 Karang Berombak, Bapak Rudi, pada Sabtu (2/5/2026) pukul 14.20 WIB. Laporan menyebutkan satu orang warga terseret arus saat mandi bersama teman-temannya di Sungai Deli.
“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan Kepling 11, BPBD Kota Medan, serta seluruh unsur. Tim melakukan _assessment_ di LKP dan _briefing_ bersama potensi SAR sebelum penyisiran dimulai,” ujar Koordinator Lapangan Kantor SAR Medan, Senin (4/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kronologi Kejadian
Peristiwa terjadi Sabtu, 2 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Korban dilaporkan terseret arus Sungai Deli di wilayah Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, saat mandi bersama rekan-rekannya.
Unsur SAR yang Terlibat
Operasi pencarian melibatkan 27 personel gabungan, terdiri dari:
1. Tim Rescue Kantor SAR Medan : 7 orang
2. BPBD Kota Medan : 7 orang
3. Potensi SAR termasuk REAKSI: 10 orang
4. Babinsa Karang Berombak : 1 orang
5. Polsek Medan Barat : 1 orang
6. Kepling 11 Karang Berombak : 1 orang
REAKSI Turut Berjibaku Sejak Hari Pertama
Relawan Antisipasi Kebencanaan dan Lingkungan Hidup Pesisir (REAKSI) menjadi salah satu potensi SAR yang turun langsung sejak hari pertama pencarian hingga jenazah korban ditemukan. Para relawan bahu-membahu bersama Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan unsur lain menyisir aliran sungai dan bantaran Sungai Deli.
Ketua Umum REAKSI, Putra Islami, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas soliditas seluruh tim di lapangan. “Kami memberi apresiasi kepada Basarnas dan semua tim Operasi SAR yang tak kenal lelah. REAKSI bangga bisa menjadi bagian dari operasi kemanusiaan ini sejak hari pertama. Sinergi tanpa sekat seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat saat darurat. Nyawa manusia adalah prioritas, dan kita sudah membuktikannya bersama,” tegas Putra Islami.

Setelah tiga hari pencarian intensif, jenazah korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih atas sinergi semua unsur yang terlibat sehingga operasi SAR berjalan lancar,” tutup Koordinator Lapangan.
Pihak Kantor SAR Medan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama di musim hujan karena debit air dapat meningkat sewaktu-waktu.
(ZEVREY)










