New York, JurnalPakar.com – Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di sela-sela pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan United Nations (PBB). Dalam pertemuan tersebut, kedua negara sepakat memperkuat pertukaran tingkat tinggi, kerja sama multilateral, dan hubungan bilateral.
Pertemuan berlangsung dalam forum pembahasan penegakan tujuan dan prinsip Piagam PBB serta penguatan sistem internasional yang berpusat pada PBB.
Dalam pertemuan itu, Wang Yi menyatakan China dan Indonesia sebagai negara berkembang dan emerging economy memiliki tanggung jawab bersama untuk memperkuat kerja sama serta menjaga otoritas dan posisi PBB di tengah situasi global yang dinilai penuh perubahan dan gejolak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“China siap bekerja sama dengan Indonesia untuk mengintensifkan pertukaran tingkat tinggi, memperkuat perencanaan bersama untuk kerja sama, memperdalam koordinasi multilateral, dan mendorong pengembangan hubungan bilateral yang lebih besar,” ujar Wang Yi.
Sementara itu, Sugiono menegaskan Indonesia memandang penting hubungan dengan China dan siap memperkuat komunikasi di semua tingkatan serta memperdalam kerja sama pragmatis di berbagai sektor.
Menurut Sugiono, Indonesia juga akan menyediakan lingkungan bisnis yang kondusif bagi perusahaan-perusahaan China serta meningkatkan kolaborasi di bidang energi dan sumber daya mineral.
“Indonesia dan China akan terus meningkatkan level kemitraan strategis komprehensif kedua negara serta mendorong perdamaian, stabilitas, dan pembangunan inklusif di kawasan,” katanya.
Selain membahas hubungan bilateral, kedua menteri luar negeri juga bertukar pandangan mengenai sejumlah isu internasional dan regional, termasuk situasi di Timur Tengah.
(TEAM)











