Tanpa Sosialisasi, Pemasangan Kabel Bawah Laut Resahkan Nelayan PPS Belawan

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN (JP) – Nelayan yang berasal dari Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan mendadak heboh setelah ada himbuan dari tiga perusahan.

Dimana di dalam himbauan yang tertera di dalam spanduk itu disebutkan kepada masyarakat nelayan agar tidak mendekati zona kabel bawah laut. Dari perairan Pantai Cermin – Panipahan.

Kami sangat terkejut, sewaktu melihat di spanduk ada tulisan tentang himbauan, agar nelayan tidak mendekati zona kabel bawah laut. Sampai saat ini, nelayan disini tidak mendengar adanya sosialisasi terkait perkerjaan pemasangan kabel di bawah laut ” ucap Iwan nelayan Belawan saat ditemui JurnalPakar.com, Jumat (10/7/2026)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Iwan, pemasangan spanduk himbauan tersebut, telah terpasang dua hari lalu di salah satu gudang di kawasan PPS Belawan. ” Sampai saat ini , kita tidak paham tentang himbauan itu. Apakah perkerjaan pemasangan kabel dibawah laut diperairan Pantai Cermin hingga Perairan Panipahan baru mau dimulai atau pekerjaannya sudah selesai . Kapan dimulai nya pekerjaan dan selesainya pekerjaan itu. Eh tiba-tiba ada himbauan dan larangan.” ucap Iwan.

Baca Juga:  Mayat Mr X Gegerkan Warga Young Panah Hijau

Sementara itu Ketua DPD HNSI Sumut Zulfahri Siagian.SE mengatakan hingga saat ini pengurus DPD HNSI Sumut maupun DPC HNSI Kabupaten / Kota tidak pernah menerima surat pemberitahuan terkait ada pekerjaan pemasangan kabel di bawah laut diperairan Pantai Cermin hingga Perairan Panipahan.

Kita baru ini mendengar adanya himbauan dan larangan yang di tulis di spanduk. Kita akan mengeceknya. Kegiatan pemasangan kabel bawah laut dapat memicu gangguan fisik, seperti peningkatan kekeruhan, polusi suara akibat kapal pengeruk, dan perubahan habitat dasar laut akibat penggalian ” jelas Zulfahri.

Lanjut Zulfahri, pemasangan kabel bawah laut berdampak ganda bagi nelayan. Resiko utamanya adalah kerusakan rumpon dan jaring akibat jangkar kapal proyek. Bahkan jika kapal penggelar kabel melintasi jalur rumpon. Nelayan terancam kehilangan modal hingga ratusan juta rupiah.

Kita mengharapkan kepada instansi maupun berbagai pihak, agar melakukan sosialisasi kepada nelayan sebelum dilaksanakan perkerjaan.Tujuannya agar tidak ada perselisihan dengan nelayan. Karena, tidak semua nelayan itu paham dengan peraturan mau pun perundang-undangan.” tutup Zulfahri.

(Awal Yatim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BNI DIDUGA JADI SARANG MAFIA PERBANKAN! LSM PAKAR AKAN AKSI DAMAI BESAR-BESARAN
STATUS DPR JADI TAMENG! WARGA LAPOR DUGAAN MAFIA TANAH & OBSTRUCTION OF JUSTICE DI SUMUT
Sambut HAN 2026, DPC LSM Pakar Batu Bara Santuni 100 Anak Yatim. Ketum LSM PAKAR Apresiasi
SKANDAL 1,5 MILIAR HILANG! LSM PAKAR: BNI CABANG PEMUDA MEDAN DIDUGA GELAPKAN DANA NASABAH
Hari Ketiga Pencarian, Tim operasi SAR Nasional Temukan Pemuda Hanyut di Sungai Kapasuk Simalungun Meninggal Dunia
Mayat Mr X Gegerkan Warga Young Panah Hijau
Kapolres Pelabuhan Belawan Silahturahmi ke Kantor Imigrasi Belawan, Bahas Penguatan Pengawasan Kru Kapal Asing
HNSI Sumut Sampaikan Aspirasi Nelayan ke Ketua Komite II DPD RI Badikenita Sitepu
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:16 WIB

BNI DIDUGA JADI SARANG MAFIA PERBANKAN! LSM PAKAR AKAN AKSI DAMAI BESAR-BESARAN

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:27 WIB

STATUS DPR JADI TAMENG! WARGA LAPOR DUGAAN MAFIA TANAH & OBSTRUCTION OF JUSTICE DI SUMUT

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:05 WIB

Sambut HAN 2026, DPC LSM Pakar Batu Bara Santuni 100 Anak Yatim. Ketum LSM PAKAR Apresiasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:04 WIB

SKANDAL 1,5 MILIAR HILANG! LSM PAKAR: BNI CABANG PEMUDA MEDAN DIDUGA GELAPKAN DANA NASABAH

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:30 WIB

Mayat Mr X Gegerkan Warga Young Panah Hijau

Berita Terbaru