UNTUNG Rp250 RIBU TIAP POD, SEORANG DJ WANITA ASAL MEDAN DIRINGKUS APARAT DI KONTRAKAN

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | JurnalPakar.com — Aparat Satres Narkoba Polrestabes Medan menangkap seorang wanita berinisial AAFL, 26 tahun. Yang bersangkutan diketahui berprofesi sebagai DJ. Ia diduga terlibat bisnis pod vape berisi narkotika.

Penangkapan dilakukan pada Jumat malam, 22 Agustus 2026. Lokasinya di sebuah rumah kos kawasan Jalan Bakti Luhur, Helvetia, Medan.

AKBP Rafli Yusuf Nugraha selaku Kasat Narkoba Polrestabes Medan menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan warga. Warga resah karena ada dugaan transaksi pod getar di area tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil penyelidikan, petugas kemudian mengincar AAFL. Ia diamankan saat diduga akan bertemu pembeli untuk transaksi.

Rafli menyebut, nama AAFL cukup populer di kalangan hiburan malam Medan. Ia kerap tampil mengisi musik di beberapa klub, seperti CDI, The Red, Lions, hingga Galaxy.

“Barang bukti yang kami sita berupa vape narkotika merek Batman,” ujar Rafli pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Baca Juga:  GAGAL BELANJA PAKAI UANG PALSU! WARGA BATUBARA DIBEKUK POLSEK MEDAN KOTA DI PASAR SIMPANG LIMUN

Hasil pemeriksaan sementara, AAFL mengaku baru pertama kali menjual. Pod terlarang itu ia dapat dari seseorang berinisial AL dengan modal Rp1,85 juta per buah.

Rencananya pod tersebut akan dijual lagi seharga Rp2,1 juta. Dengan begitu ia bisa meraup laba sekitar Rp250 ribu untuk setiap pod yang laku.

“Pelaku kami tangkap sebelum sempat bertemu pembelinya. Kami lebih dulu melakukan penangkapan,” jelas Rafli.

Tidak hanya menjual, AAFL juga mengaku sebagai pemakai. Ia menyebut sudah mengonsumsi pod getar itu selama kurang lebih 7 bulan.

Saat ini polisi masih mengembangkan kasusnya. Pihak kepolisian juga tengah memburu AL yang diduga sebagai pemasok, serta jaringan lainnya.

Rafli berpesan kepada seluruh pekerja hiburan malam termasuk DJ dan publik figur agar menjauhi narkoba.

“Hidup di atas panggung boleh glamor, tapi hukum tidak bisa ditawar,” pungkasnya.

(TEAM)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Multi Terminal Cetak Wirausaha Muda Lewat Program Jamur Berdaya HUB di Medan
Dugaan Skandal P3TGAI Asahan Rp1,17 Miliar Mencuat, 6 P3A di Meranti Mengaku Diperas Rp570 Juta
Perkuat Tata Kelola Aset Negara, KSOP Belawan dan Pelindo Regional 1 Teken Tukar Menukar BMN
216 Hari Laporan Dipetieskan Polsek Medan Tembung, LP Zenius Taruna Kamal Mangkrak
Gagal Dieksekusi PN Lubuk Pakam, Lahan Al Washliyah di Pasar 4 Helvetia Ricuh
KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka Usai Tabrakan Kapal Taiwan, Kodaeral I Evakuasi 3 ABK
Tolak Eksekusi 32 Hektare Lahan Pasar IV Desa Helvetia, Ribuan Warga: Kami Siap Pertahankan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Imigrasi Belawan Teguhkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Pelindo Multi Terminal Cetak Wirausaha Muda Lewat Program Jamur Berdaya HUB di Medan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Dugaan Skandal P3TGAI Asahan Rp1,17 Miliar Mencuat, 6 P3A di Meranti Mengaku Diperas Rp570 Juta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Perkuat Tata Kelola Aset Negara, KSOP Belawan dan Pelindo Regional 1 Teken Tukar Menukar BMN

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

216 Hari Laporan Dipetieskan Polsek Medan Tembung, LP Zenius Taruna Kamal Mangkrak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:35 WIB

KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka Usai Tabrakan Kapal Taiwan, Kodaeral I Evakuasi 3 ABK

Berita Terbaru