KM CENDRAWASIH LAUT TERBAKAR DI GABION, TINGGALKAN CEMARAN MINYAK DI PERAIRAN BELAWAN

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | JurnalPakar.com — Kebakaran hebat melanda Kapal Motor Cendrawasih Laut di Pelabuhan Perikanan Gabion, Belawan, pada Minggu 23 Agustus 2026. Sekitar 75% badan kapal dilaporkan hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada blower di ruang mesin yang sedang dalam proses perbaikan. Percikan api kemudian menyambar tangki BBM dan membuat api cepat membesar.

Kapal tersebut sebelumnya sandar di Dermaga Ikan Gabion untuk menurunkan hasil tangkapan. Usai pembongkaran, dua orang teknisi mesin melakukan perbaikan blower di ruang mesin di bawah pengawasan Udin Bas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 14.30 WIB, percikan api muncul dari blower yang posisinya berada tepat di atas tangki bahan bakar.

Udin bersama Gultom selaku penjaga kapal sempat berusaha memadamkan api bersama awak kapal lain di sekitar lokasi. Karena kobaran terus meluas, pihak pengelola gudang akhirnya melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran.

Upaya Pemadaman & Pengamanan
Kadispen Kodaeral I, Kolonel Wahyu Kurniawan, menyampaikan bahwa setelah mendapat laporan, personel Posal Medan Labuhan Kodaeral I segera turun ke lokasi untuk mengamankan area dan membantu penanganan.

Baca Juga:  Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumut Dr. Parlindungan Kunjungi Imigrasi Belawan, Tekankan Percepatan Pembangunan dan Penguatan Tusi

Tim Babinpotmar Posal Medan Labuhan juga melakukan sterilisasi area dari sisi laut dengan menggunakan speedboat. Mereka berkoordinasi dengan kapal-kapal di sekitar agar menjauh guna mencegah kebakaran merambat.

Sebanyak 9 unit armada pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan dikerahkan ke lokasi kejadian.

Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah itu petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang muncul kembali.

Informasi awal menyebutkan kapal pukat teri ini terbakar di area Gudang Sumber Utama (SU), Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan. Api disebut pertama kali muncul dari ruang mesin sebelum melalap sebagian besar kapal.

Dampak Pencemaran
Diluar kerugian materi, peristiwa ini juga menimbulkan dampak lingkungan. Setelah pemadaman, terjadi tumpahan minyak dari kapal yang mencemari perairan dan berpotensi merusak ekosistem laut di sekitar Dermaga Gabion.

Reporter: SURYONO

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SP2HP Ketiga Kasus Gadai Mobil Zenius Taruna Kamal Dinilai Jalan di Tempat, Kuasa Hukum Soroti PT Bersama Orzora Sukses Gadai
Gagal Dieksekusi PN Lubuk Pakam, Lahan Al Washliyah di Pasar 4 Helvetia Ricuh
KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka Usai Tabrakan Kapal Taiwan, Kodaeral I Evakuasi 3 ABK
Tolak Eksekusi 32 Hektare Lahan Pasar IV Desa Helvetia, Ribuan Warga: Kami Siap Pertahankan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Imigrasi Belawan Teguhkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian
PERKUAT PENJAGAAN LAUT SUMUT, KODAERAL I DAN BEA CUKAI SATUKAN LANGKAH LAWAN PENYELUNDUPAN
Menembus Batas Kepulauan, KRI Bung Karno-369 Kawal Rupiah Hingga Pelosok Negeri
Sinergi Lintas Matra: Polda Sumut, TNI dan Pemda Gelar Operasi Patuh Toba 2026 Demi Keselamatan di Jalan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:54 WIB

SP2HP Ketiga Kasus Gadai Mobil Zenius Taruna Kamal Dinilai Jalan di Tempat, Kuasa Hukum Soroti PT Bersama Orzora Sukses Gadai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Gagal Dieksekusi PN Lubuk Pakam, Lahan Al Washliyah di Pasar 4 Helvetia Ricuh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:35 WIB

KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka Usai Tabrakan Kapal Taiwan, Kodaeral I Evakuasi 3 ABK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Tolak Eksekusi 32 Hektare Lahan Pasar IV Desa Helvetia, Ribuan Warga: Kami Siap Pertahankan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:47 WIB

PERKUAT PENJAGAAN LAUT SUMUT, KODAERAL I DAN BEA CUKAI SATUKAN LANGKAH LAWAN PENYELUNDUPAN

Berita Terbaru