Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Naik Jadi 83 Jiwa, Pengungsi Tembus 110 Ribu Lebih

- Penulis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, jumlah warga yang meninggal bertambah menjadi 83 orang.

Update tersebut disampaikan Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers.

“Per hari ini pukul 16.00 WIB, 21 Agustus 2026, total korban meninggal tercatat 83 jiwa. Ada penambahan 8 orang dari data sebelumnya 75 jiwa. Kenaikan ini disebabkan oleh dampak tidak langsung pasca gempa,” jelas Berton.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rinciannya, korban tambahan berasal dari Kabupaten Manggarai sebanyak 2 orang, Manggarai Timur 2 orang, Nagekeo 2 orang, dan Ngada 1 orang.

Jumlah korban luka juga mengalami kenaikan. Saat ini tercatat 986 orang, bertambah 79 orang dibanding laporan sebelumnya.

Baca Juga:  ERUPSI ANAK KRAKATAU PICU PENUNDAAN PENERBANGAN DI SOEKARNO-HATTA, PENUMPANG LION AIR RESCHEDULE HINGGA 9 SEPTEMBER

Sementara itu, warga yang mengungsi kini mencapai 110.785 jiwa. Angka ini naik 18.050 jiwa dari sebelumnya 92.735 jiwa.

Kerusakan infrastruktur juga terus bertambah. Data terbaru mencatat 44.946 unit rumah terdampak. Terdiri dari 17.176 unit rusak berat, 9.758 unit rusak sedang, dan 18.013 unit rusak ringan. Tiga daerah dengan kerusakan rumah terbanyak adalah Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Manggarai.

Sebagai informasi, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026 lalu.

Berdasarkan catatan BMKG hingga Jumat 21 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, telah terjadi 4.258 kali gempa susulan. Gempa susulan terkuat berkekuatan magnitudo 6,2 dan terlemah magnitudo 1,1. Dari jumlah tersebut, 118 kali gempa susulan dirasakan oleh masyarakat.

(TEAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ERUPSI ANAK KRAKATAU PICU PENUNDAAN PENERBANGAN DI SOEKARNO-HATTA, PENUMPANG LION AIR RESCHEDULE HINGGA 9 SEPTEMBER
VIDEO LAMA HENGKI HARYADI VIRAL LAGI, BUNG REGAR: PANTAS DIPERTIMBANGKAN JADI KAPOLRI
Mendagri Tito Karnavian Dorong Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Minta Anggaran Segera Direalisasikan
KPK Amankan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam OTT Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru
Prabowo Usulkan Destry Damayanti sebagai Calon Gubernur Definitif Bank Indonesia
STATUS DPR JADI TAMENG! WARGA LAPOR DUGAAN MAFIA TANAH & OBSTRUCTION OF JUSTICE DI SUMUT
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Perpres 111/2025 Disahkan Presiden Prabowo, Langkah Mantap Lindungi Ketahanan Negara dari Ancaman Nonmiliter
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 03:36 WIB

ERUPSI ANAK KRAKATAU PICU PENUNDAAN PENERBANGAN DI SOEKARNO-HATTA, PENUMPANG LION AIR RESCHEDULE HINGGA 9 SEPTEMBER

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:22 WIB

VIDEO LAMA HENGKI HARYADI VIRAL LAGI, BUNG REGAR: PANTAS DIPERTIMBANGKAN JADI KAPOLRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Mendagri Tito Karnavian Dorong Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Minta Anggaran Segera Direalisasikan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:27 WIB

KPK Amankan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam OTT Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Naik Jadi 83 Jiwa, Pengungsi Tembus 110 Ribu Lebih

Berita Terbaru