KPK Amankan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam OTT Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru

- Penulis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan pada Kamis (20/08) dan mengamankan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, bersama sejumlah pihak lain.

Penangkapan dilakukan terkait dugaan praktik korupsi dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru. Dalam operasi tersebut KPK turut menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah sebagai barang bukti.

“Kami melakukan penyelidikan tertutup terkait dugaan penerimaan gratifikasi oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (21/08).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil OTT itu, total 14 orang diamankan. Rinciannya 12 orang ditangkap di kawasan Purwokerto dan 2 orang lainnya di Jakarta.

Dari 12 orang yang sempat diperiksa di Mapolresta Banyumas, 7 orang kemudian dibawa ke Jakarta. Ditambah 2 orang yang ditangkap di Jakarta, saat ini total ada 9 orang yang masih menjalani pemeriksaan intensif di KPK.

Baca Juga:  Pomdam Jaya Dalami Dugaan Pelanggaran Prajurit dalam Kasus Judol Cijantung

“Hingga saat ini, pihak yang diamankan dalam rangkaian OTT dan masih menjalani pemeriksaan di KPK berjumlah 9 orang,” jelas Budi.

Selain Akhmad Sodiq, beberapa pejabat Unsoed lain juga ikut diperiksa. Di antaranya Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Noor Farid, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayoga, serta Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Unsoed, Eko Sumanto.

Semua pihak yang diamankan saat ini masih berstatus sebagai terperiksa. Sesuai aturan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan dan mengumumkan status hukum mereka.

(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, FABEM Minta Prabowo Evaluasi Menteri Haji dan Umrah
DARURAT NASIONAL KARHUTLA, DPP FABEM DESAK PRESIDEN BERTINDAK TEGAS DAN COPOT PEJABAT GAGAL
AKSI GABUNGAN FABEM DAN ORMAS KEPUNG KPK: BONGKAR OLIGARKI, TANGKAP DAN ADILI NUSRON WAHID BESERTA KRONI-KRONI KORUPTOR!
Pomdam Jaya Dalami Dugaan Pelanggaran Prajurit dalam Kasus Judol Cijantung
MUBES XI PEMUDA PANCASILA KUKUHKAN KEMBALI JAPTO SOERJOSOEMARNO SEBAGAI KETUM 2025-2030, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL ASTA CITA PRESIDEN PRABOWO
Perkembangan Kasus Jalan Sumut: KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru
SURVEY IDM: 89,3% PENGGUNA PUAS, LAYANAN PELINDO DINILAI CEPAT, ANDAL, DAN BERORIENTASI PELANGGAN 
ERUPSI ANAK KRAKATAU PICU PENUNDAAN PENERBANGAN DI SOEKARNO-HATTA, PENUMPANG LION AIR RESCHEDULE HINGGA 9 SEPTEMBER
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, FABEM Minta Prabowo Evaluasi Menteri Haji dan Umrah

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:01 WIB

DARURAT NASIONAL KARHUTLA, DPP FABEM DESAK PRESIDEN BERTINDAK TEGAS DAN COPOT PEJABAT GAGAL

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

AKSI GABUNGAN FABEM DAN ORMAS KEPUNG KPK: BONGKAR OLIGARKI, TANGKAP DAN ADILI NUSRON WAHID BESERTA KRONI-KRONI KORUPTOR!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Pomdam Jaya Dalami Dugaan Pelanggaran Prajurit dalam Kasus Judol Cijantung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:43 WIB

MUBES XI PEMUDA PANCASILA KUKUHKAN KEMBALI JAPTO SOERJOSOEMARNO SEBAGAI KETUM 2025-2030, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL ASTA CITA PRESIDEN PRABOWO

Berita Terbaru