Medan, JurnalPakar.com — Seorang warga Kota Medan, Robin Marajohan Silalahi (50), mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum anggota DPRD Kota Medan bersama keluarganya. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (5/6/2026) pagi.
Menurut keterangan korban, insiden bermula usai dirinya mengantar anaknya ke sekolah. Sekitar pukul 10.00 WIB, Robin yang hendak kembali ke rumahnya di Jalan Karya Rakyat, Kecamatan Medan Barat, melintas di perempatan Jalan Tapanuli.
Saat melintasi polisi tidur di lokasi yang menanjak, korban mengaku menambah kecepatan kendaraannya. Tanpa disadari, ia berpapasan dengan seorang oknum anggota DPRD Medan berinisial A.T dari Fraksi NasDem yang saat itu tengah berjalan kaki bersama keluarganya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diduga tidak terima, oknum tersebut kemudian mengejar mobil korban dan memukul bodi kendaraan sambil meminta korban berhenti. Robin pun menghentikan mobilnya dan membuka kaca jendela untuk berkomunikasi. Namun situasi justru memanas.
Korban mengaku mendapat makian dari terduga pelaku. Tidak lama kemudian, anak dan istri dari oknum tersebut turut terlibat, hingga terjadi aksi kekerasan secara bersama-sama.
“Mereka memaki-maki dengan kata-kata kasar, lalu memukul saya bertubi-tubi di bagian wajah dan kepala. Saya juga ditarik pada bagian kerah baju dan leher,” ujar Robin saat menceritakan kejadian yang dialaminya.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka memar di bagian wajah kiri dan kanan serta di kedua tangan. Ia juga mengeluhkan rasa sakit di bagian kepala yang masih dirasakan hingga saat ini.
Tidak terima atas kejadian tersebut, Robin telah melaporkan kasus ini ke Polrestabes Medan. Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTLP/B/2424/VI/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.
Korban berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti laporannya dan memproses pihak yang terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Saya hanya ingin keadilan ditegakkan. Siapapun pelakunya harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media terkait dugaan keterlibatan kadernya, Ketua DPD Partai NasDem Kota Medan, Afif Abdillah, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.
(TEAM)











