Mendagri Tito Karnavian Dorong Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Minta Anggaran Segera Direalisasikan

- Penulis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang juga menjabat Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, melakukan pemantauan terhadap penanganan pascabencana. Ia sekaligus mendesak kementerian/lembaga dan pemerintah daerah agar segera mempercepat pelaksanaan program rehab-rekon.

Hal itu disampaikan Tito dalam Rapat Internal Pembaruan Data Bencana Sumatera di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Dalam rapat tersebut, Tito mengevaluasi progres penyaluran dana untuk rehab-rekon. Ia juga meminta agar pencairan anggaran bagi sejumlah K/L yang masih berproses segera dipercepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Tito, beberapa kementerian sudah menerima alokasi dana dan mulai menjalankan kegiatan di lapangan. K/L tersebut di antaranya Kementerian PU, Kementerian PKP, Kementerian Pertanian, Kemenkes, dan Kemensos.

“Kebutuhan mendesak masyarakat di lokasi bencana saat ini adalah perbaikan infrastruktur. Jalan dan jembatan yang rusak harus jadi prioritas. Saya apresiasi karena anggaran dari Menteri PU sudah turun,” kata Tito.

Selain infrastruktur, ia juga menyoroti sektor lain yang terdampak seperti sekolah, lahan pertanian, bantuan sosial, tambak dan perikanan, madrasah, pesantren, rumah ibadah. Tito turut menekankan pentingnya pemulihan UMKM yang usahanya rusak akibat bencana.

Baca Juga:  Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, FABEM Minta Prabowo Evaluasi Menteri Haji dan Umrah

Anggaran Harus Segera Dimanfaatkan

Untuk dana yang sudah cair, Tito meminta Satgas PRR memastikan program langsung berjalan tanpa penundaan. Sedangkan untuk anggaran yang masih dalam proses, ia meminta koordinasi intensif dengan Kementerian Keuangan agar bisa segera dicairkan.

Tito juga menginstruksikan Satgas untuk turun langsung ke daerah secara berkala. Selain memantau pelaksanaan rehab-rekon, kunjungan lapangan diperlukan untuk melihat persoalan riil dan kebutuhan warga yang belum terakomodir dalam program awal.

Ia menambahkan, pemantauan juga harus menyasar realisasi dana tambahan yang telah diberikan ke pemda. Dana tersebut harus digunakan semaksimal mungkin untuk mempercepat pemulihan.

“Jadi bukan hanya pusat dan K/L yang bergerak, pemerintah daerah yang sudah menerima anggaran juga harus segera bekerja,” tegasnya.

(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, FABEM Minta Prabowo Evaluasi Menteri Haji dan Umrah
DARURAT NASIONAL KARHUTLA, DPP FABEM DESAK PRESIDEN BERTINDAK TEGAS DAN COPOT PEJABAT GAGAL
AKSI GABUNGAN FABEM DAN ORMAS KEPUNG KPK: BONGKAR OLIGARKI, TANGKAP DAN ADILI NUSRON WAHID BESERTA KRONI-KRONI KORUPTOR!
Pomdam Jaya Dalami Dugaan Pelanggaran Prajurit dalam Kasus Judol Cijantung
MUBES XI PEMUDA PANCASILA KUKUHKAN KEMBALI JAPTO SOERJOSOEMARNO SEBAGAI KETUM 2025-2030, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL ASTA CITA PRESIDEN PRABOWO
Perkembangan Kasus Jalan Sumut: KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru
SURVEY IDM: 89,3% PENGGUNA PUAS, LAYANAN PELINDO DINILAI CEPAT, ANDAL, DAN BERORIENTASI PELANGGAN 
ERUPSI ANAK KRAKATAU PICU PENUNDAAN PENERBANGAN DI SOEKARNO-HATTA, PENUMPANG LION AIR RESCHEDULE HINGGA 9 SEPTEMBER
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, FABEM Minta Prabowo Evaluasi Menteri Haji dan Umrah

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:01 WIB

DARURAT NASIONAL KARHUTLA, DPP FABEM DESAK PRESIDEN BERTINDAK TEGAS DAN COPOT PEJABAT GAGAL

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

AKSI GABUNGAN FABEM DAN ORMAS KEPUNG KPK: BONGKAR OLIGARKI, TANGKAP DAN ADILI NUSRON WAHID BESERTA KRONI-KRONI KORUPTOR!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Pomdam Jaya Dalami Dugaan Pelanggaran Prajurit dalam Kasus Judol Cijantung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:43 WIB

MUBES XI PEMUDA PANCASILA KUKUHKAN KEMBALI JAPTO SOERJOSOEMARNO SEBAGAI KETUM 2025-2030, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL ASTA CITA PRESIDEN PRABOWO

Berita Terbaru