AKSI GABUNGAN FABEM DAN ORMAS KEPUNG KPK: BONGKAR OLIGARKI, TANGKAP DAN ADILI NUSRON WAHID BESERTA KRONI-KRONI KORUPTOR!

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usut Tuntas Dugaan Korupsi ATR/BPN, Bongkar Jaringan Oligarki dan Mafia Tanah, Selamatkan Hak Rakyat!

Jakarta | JurnalPakar.com – Kamis, 15 Oktober 2026

Kami dari Gabungan Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM), NGO, Ormas, Mahasiswa, Pelajar, dan Relawan Lintas Politik mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaksana di lapangan. KPK harus menelusuri secara menyeluruh dugaan jaringan oligarki, mafia tanah, pemilik modal, pengembang properti, dan pihak-pihak lain yang diduga memperoleh keuntungan dari praktik melawan hukum di sektor pertanahan.

Khususnya terkait perkara dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, kami menuntut KPK membongkar perkara ini hingga ke akar-akarnya. Telusuri aliran dana, ungkap aktor intelektual, bongkar jaringan perantara, dan dalami kemungkinan keterlibatan pihak lain berdasarkan bukti yang sah dan proses hukum yang transparan.

LIMA TUNTUTAN TEGAS KAMI:

1. Periksa Nusron Wahid dan dalami setiap informasi yang relevan dengan perkara di lingkungan ATR/BPN sesuai kewenangan dan prosedur hukum yang berlaku.

Baca Juga:  STATUS DPR JADI TAMENG! WARGA LAPOR DUGAAN MAFIA TANAH & OBSTRUCTION OF JUSTICE DI SUMUT

2. Tangkap dan adili siapa pun yang terbukti terlibat, tanpa pandang jabatan, kekayaan, maupun kedekatan politik, berdasarkan alat bukti yang sah.

3. Bongkar jaringan oligarki dan mafia tanah! Usut tuntas pemilik modal, pengembang, perantara, dan pihak lain apabila ditemukan bukti keterlibatan dalam praktik mafia tanah.

4. Usut tuntas seluruh dugaan korupsi pertanahan, termasuk persoalan sertifikat bermasalah, kasus pagar laut Tangerang, tanah terlantar, sertifikat tumpang tindih, alih fungsi kawasan konservasi Tesso Nilo, dan sengketa tanah transmigran.

5. Selamatkan dan pulihkan hak tanah rakyat! Lakukan audit menyeluruh terhadap administrasi pertanahan, lindungi masyarakat yang dirugikan, dan pulihkan kerugian negara apabila terbukti terjadi pelanggaran hukum.

Tanah rakyat bukan milik oligarki. Hukum bukan alat perlindungan elite. Kekuasaan bukan tameng bagi pelaku kejahatan.

Kami menuntut KPK bekerja secara profesional, independen, dan tanpa tebang pilih. Siapa pun yang terbukti melanggar hukum harus mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui proses hukum yang adil, transparan, dan terbuka untuk publik.

Hormat Kami,
DPP Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM)
Gabungan NGO dan Ormas, Mahasiswa dan Pelajar, Relawan Lintas Politik

Narahubung Aksi: 0821-2596-0319

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, FABEM Minta Prabowo Evaluasi Menteri Haji dan Umrah
DARURAT NASIONAL KARHUTLA, DPP FABEM DESAK PRESIDEN BERTINDAK TEGAS DAN COPOT PEJABAT GAGAL
Pomdam Jaya Dalami Dugaan Pelanggaran Prajurit dalam Kasus Judol Cijantung
MUBES XI PEMUDA PANCASILA KUKUHKAN KEMBALI JAPTO SOERJOSOEMARNO SEBAGAI KETUM 2025-2030, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL ASTA CITA PRESIDEN PRABOWO
Perkembangan Kasus Jalan Sumut: KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru
SURVEY IDM: 89,3% PENGGUNA PUAS, LAYANAN PELINDO DINILAI CEPAT, ANDAL, DAN BERORIENTASI PELANGGAN 
ERUPSI ANAK KRAKATAU PICU PENUNDAAN PENERBANGAN DI SOEKARNO-HATTA, PENUMPANG LION AIR RESCHEDULE HINGGA 9 SEPTEMBER
VIDEO LAMA HENGKI HARYADI VIRAL LAGI, BUNG REGAR: PANTAS DIPERTIMBANGKAN JADI KAPOLRI
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, FABEM Minta Prabowo Evaluasi Menteri Haji dan Umrah

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:01 WIB

DARURAT NASIONAL KARHUTLA, DPP FABEM DESAK PRESIDEN BERTINDAK TEGAS DAN COPOT PEJABAT GAGAL

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

AKSI GABUNGAN FABEM DAN ORMAS KEPUNG KPK: BONGKAR OLIGARKI, TANGKAP DAN ADILI NUSRON WAHID BESERTA KRONI-KRONI KORUPTOR!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Pomdam Jaya Dalami Dugaan Pelanggaran Prajurit dalam Kasus Judol Cijantung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:43 WIB

MUBES XI PEMUDA PANCASILA KUKUHKAN KEMBALI JAPTO SOERJOSOEMARNO SEBAGAI KETUM 2025-2030, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL ASTA CITA PRESIDEN PRABOWO

Berita Terbaru