Ketua LSM PAKAR SUMUT: Tanggul Rob Belawan Selesai Tapi Gagal Fungsi, Pemerintah Diam Tanpa Evaluasi

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

JurnalPakar.com | Medan (18/5/2026) — Ketua LSM PAKAR SUMUT, Zevri Hutabarat, mengecam lambannya respons pemerintah atas banjir rob yang terus merendam Belawan sejak dari beberapa tahun yang lalu hingga hari ini, belum ada tanggapan resmi maupun langkah konkret dari Pelindo, Pemko Medan, maupun BWS Sumatera II.

“Rilis sudah kami sampaikan. Warga masih panik, dermaga masih tergenang, ekonomi lumpuh. Tapi yang kami terima hanya diam. Ini bukan cara negara hadir,” kata Zevri, Kamis (18/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti kondisi terbaru di lapangan: Tanggul rob yang diklaim sudah selesai justru tidak bermanfaat.
“Air laut tetap masuk. Bedanya sekarang, karena ada tanggul yang salah desain, air yang masuk malah terperangkap di dalam permukiman dan lambat keluar. Jadi warga kebanjiran lebih lama dari biasanya,” jelas Zevri.

Baca Juga:  Heboh! Delapan Ahli Waris Tolak Keabsahan Penjualan Rumah di Medan Kota

Parahnya lagi, menurut Zevri, pemerintah tidak melakukan evaluasi sama sekali pasca selesainya proyek tanggul tersebut.
Kalau sudah selesai tapi gagal, seharusnya ada evaluasi, ada perbaikan. Ini diam. Seolah-olah proyek selesai, urusan selesai. Padahal penderitaan warga justru bertambah,” tegasnya.

Zevri memberi peringatan tegas bagi instansi terkait untuk memberikan klarifikasi dan roadmap penanganan rob permanen. Jika tidak ada respons, LSM PAKAR SUMUT akan membawa persoalan ini ke DPRD Sumut dan Kementerian PUPR.

“Stop main diam. Rob bukan bencana sekali datang lalu hilang. Ini kegagalan tata kelola pesisir yang berulang. Kalau negara diam, kami yang akan buka datanya ke publik,” tegasnya.

Sebelumnya, BMKG Maritim Belawan memprakirakan potensi rob masih bisa terjadi hingga pekan ini. (ZH)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MARAK DUGAAN GALIAN C ILEGAL DI DAYUN: BEBAS BEROPERASI, TANAH BERCECERAN, SERTA BUNGKAMNYA PEMILIK
DIDUGA BOCOR MILIARAN! LSM PAKAR BONGKAR DUGAAN MAFIA PARKIR DI 6 RUAS JALAN MEDAN
BNI DIDUGA JADI SARANG MAFIA PERBANKAN! LSM PAKAR AKAN AKSI DAMAI BESAR-BESARAN
STATUS DPR JADI TAMENG! WARGA LAPOR DUGAAN MAFIA TANAH & OBSTRUCTION OF JUSTICE DI SUMUT
Sambut HAN 2026, DPC LSM Pakar Batu Bara Santuni 100 Anak Yatim. Ketum LSM PAKAR Apresiasi
Sarang CPO Ilegal Ahok Beroperasi Bebas, Tanggapan Kapolres Dumai Dianggap Cuma ‘Pemanis Bibir’
Hari Ketiga Pencarian, Tim operasi SAR Nasional Temukan Pemuda Hanyut di Sungai Kapasuk Simalungun Meninggal Dunia
Gelper di Dayun Siak Diduga Tempat Judi dan Pemicu Keretakan Rumah Tangga, Pemilik dan Pengelola Bungkam
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:20 WIB

MARAK DUGAAN GALIAN C ILEGAL DI DAYUN: BEBAS BEROPERASI, TANAH BERCECERAN, SERTA BUNGKAMNYA PEMILIK

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:49 WIB

DIDUGA BOCOR MILIARAN! LSM PAKAR BONGKAR DUGAAN MAFIA PARKIR DI 6 RUAS JALAN MEDAN

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:16 WIB

BNI DIDUGA JADI SARANG MAFIA PERBANKAN! LSM PAKAR AKAN AKSI DAMAI BESAR-BESARAN

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:27 WIB

STATUS DPR JADI TAMENG! WARGA LAPOR DUGAAN MAFIA TANAH & OBSTRUCTION OF JUSTICE DI SUMUT

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:52 WIB

Sarang CPO Ilegal Ahok Beroperasi Bebas, Tanggapan Kapolres Dumai Dianggap Cuma ‘Pemanis Bibir’

Berita Terbaru