BUKTI PAJAK JADI SENJATA: KUASA HUKUM LEGIMAN PRANATA PERTANYAKAN VALIDITAS PENAGIHAN DISPENDA DI TENGAH SKANDAL SERTIFIKAT “SILUMAN

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JurnalPakar.com

MEDAN, 15 MEI 2026 – Menyusul temuan skandal identitas ganda yang melibatkan SHM 477, tim kuasa hukum Bapak Legiman Pranata hari ini mengeluarkan pernyataan tegas terkait surat tagihan pajak dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda/Dispenda) Deli Serdang sebagaimana tertera dalam dokumen *1000307195.jpg*.
Laporan ini menyoroti kontradiksi hukum yang tajam antara kewajiban pajak yang dibebankan kepada rakyat kecil dengan perlindungan hak atas tanah yang diabaikan oleh negara.

1. Pengakuan Negara Melalui Tagihan Pajak
Berdasarkan surat nomor 973/11/2020, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang secara resmi menagih tunggakan PBB-P2 kepada Bapak Legiman Pranata untuk tahun 2018 hingga 2020 dengan total Rp107.308.262.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analisis Hukum:*l Penagihan ini adalah bukti pengakuan administratif bahwa Bapak Legiman adalah subjek hukum yang bertanggung jawab atas objek pajak di Jl. Medan – Binjai Dusun 1.
Tuntutan: Kuasa hukum menegaskan bahwa sangat tidak logis jika Dispenda menagih pajak kepada Bapak Legiman, sementara BPN membiarkan pihak lain (Sihar Sitorus) menguasai lahan tersebut dengan identitas yang diduga tidak aktif.

2. Status Pajak vs. Sertifikat Cacat Hukum
Tim hukum Irwansyah, SH mengungkapkan bahwa tunggakan pajak tersebut terjadi di tengah perjuangan kliennya mempertahankan lahan dari dugaan praktik mafia tanah.

Baca Juga:  Skandal !! Hutan Negara Dijadikan Jaminan dan Pungli, Camat Kuok Dituntut Audit Pemdes Bukit Melintang!

Ditemukan fakta bahwa NIK atas nama Sihar Sitorus yang digunakan dalam SHM 477 berstatus TIDAK AKTIF berdasarkan Surat Disdukcapil No. 470/VIII/774/2021.

“Bagaimana mungkin negara tetap menagih pajak kepada Pak Legiman, sementara sistem digital BPN diduga melakukan sabotase dengan menghapus data plotting SHM 655 miliknya pada Agustus 2022?” tegas Irwansyah, SH.

3. Desakan Kepada Bapenda dan Polda Sumut
Atas dasar temuan tersebut, pihak Legiman Pranata menyatakan:

Kepada Dispenda Deli Serdang:
Diminta untuk memberikan klarifikasi mengenai status kepemilikan lahan dalam basis data perpajakan mereka agar tidak terjadi penarikan pajak atas lahan yang sedang dalam sengketa akibat cacat administrasi negara.

Kepada Polda Sumut: Segera memproses laporan pemalsuan identitas (NIK Ganda) agar status kepemilikan lahan menjadi terang benderang, sehingga kewajiban pajak dapat diselesaikan dengan rasa keadilan.

Penutup Kuasa hukum menegaskan bahwa Bapak Legiman Pranata adalah warga negara yang taat, namun negara tidak boleh hanya hadir untuk menagih kewajiban (pajak) tetapi absen dalam memberikan perlindungan hukum terhadap hak milik yang sah secara fisik dan sejarah.
Hormat Kami,
Tim Kuasa Hukum Legiman Pranata
(Irwansyah, SH & Rekan)

 

(TEAM)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Pembalakan Liar di Sungai Apit: Ribuan Kayu Mahang Ditebang, Pandi Ilog Bungkam Seribu Bahasa!
BONGKAR! Usai Beritakan Gudang Oplosan Minyak, Wartawan Dikeluarkan dari Grup Humas Polsek Kandis — Ada Apa Sebenarnya?
Skandal !! Hutan Negara Dijadikan Jaminan dan Pungli, Camat Kuok Dituntut Audit Pemdes Bukit Melintang!
Sempat Tutup Beberapa Hari Karena Viral, Gelangang Perjudian Tembak Ikan Yepta Disamping Sekolah Yapim Situngaling – Karo Sudah Beroperasi Kembali
MILAD SYARIKAT ISLAM KE-121: BUKAN HANYA SOAL USIA, TAPI TENTANG KONSISTENSI MEMPERKUAT EKONOMI UMAT DAN TRILOGI PERJUANGAN
Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.
Aneh, Ditanya Mengapa Ada NPWPD Pajak Parkir diatas Parit dan Trotoar, Kabid Parkir Bapenda, Malah Ngaku Akan Cek kembali
Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:56 WIB

BONGKAR! Usai Beritakan Gudang Oplosan Minyak, Wartawan Dikeluarkan dari Grup Humas Polsek Kandis — Ada Apa Sebenarnya?

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Skandal !! Hutan Negara Dijadikan Jaminan dan Pungli, Camat Kuok Dituntut Audit Pemdes Bukit Melintang!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:32 WIB

Sempat Tutup Beberapa Hari Karena Viral, Gelangang Perjudian Tembak Ikan Yepta Disamping Sekolah Yapim Situngaling – Karo Sudah Beroperasi Kembali

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:44 WIB

MILAD SYARIKAT ISLAM KE-121: BUKAN HANYA SOAL USIA, TAPI TENTANG KONSISTENSI MEMPERKUAT EKONOMI UMAT DAN TRILOGI PERJUANGAN

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.

Berita Terbaru