FABEM : BLACKOUT PT.PLN TANGGUNG JAWAB SIAPA ?

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JurnalPakar.com

Ketika sistem kelistrikan satu pulau bisa lumpuh total dalam hitungan menit hanya karena satu titik transmisi rontok, ini adalah alarm bahaya! Ini membuktikan manajemen PLN dikelola secara amatir, tanpa visi mitigasi risiko yang baik.

Sumatera diklaim memiliki cadangan daya (reserve margin) yang melimpah dari berbagai proyek pembangkit baru. Namun, surplus di hulu tidak ada artinya jika jaringan transmisi di hilir tidak andal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sistem interkoneksi Sumatera terlalu bertumpu pada koridor tunggal tanpa adanya jaringan cadangan yang memadai. Ketika satu jalur utama rontok, tidak ada looping (jalur lingkar alternatif) yang siap menahan beban, sehingga sistem langsung ambruk secara keseluruhan.

Ketua DPW Fabem (Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa ) Sumatera Utara Rinno Hadinata melalui keterangan pers sabtu 23/5/2026 Di Istana Langit Kopi menegaskan kegagalan sistem yang interkoneksi sangat fatal.Managemen PT. PLN persero tidak siap dalam deteksi dini kegagalan sistem Interkoneksi antar geografis pulau.Percepatan Redundansi Jaringan,Pembangunan Jalur Transmisi Paralel,PLN harus segera merampungkan jalur transmisi paralel (sirkit ganda yang terpisah secara geografis).

Baca Juga:  Diduga Terlibat Illegal Logging di Hutan Cagar Biosfer Siak, Waslim Oknum TNI Aktif Korem 031/WB Jadi Sorotan: Danrem Didesak Usut dan Proses Anggota Nakal

Sumbagut, Sumteng, dan Sumbagsel harus memiliki anchor power plant (pembangkit jangkar) lokal yang mampu berdiri sendiri (island mode) saat jaringan interkoneksi pulau mengalami kegagalan sistem yang sangat berdampak pada kegiatan ekonomi rakyat. Satu jam saja listrik padam ekonomi masyarakat di suatu daerah dapat terganggu dan menimbulkan kerugian.

Rinno minta Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto untuk segera memanggil Direktur utama PT.PLN.ketergantungan pada transmisi jarak jauh yang rentan terhadap gangguan cuaca dan geografis butuh solusi cerdas dan tepat sasaran.Listrik merupakan kebutuhan dasar rakyat indonesia.imolementasi dari UUD 1945 pasal 33 tutur Rinno Pria berdarah Ternate Jawa ini.

(TEAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BNI DIDUGA JADI SARANG MAFIA PERBANKAN! LSM PAKAR AKAN AKSI DAMAI BESAR-BESARAN
STATUS DPR JADI TAMENG! WARGA LAPOR DUGAAN MAFIA TANAH & OBSTRUCTION OF JUSTICE DI SUMUT
Sambut HAN 2026, DPC LSM Pakar Batu Bara Santuni 100 Anak Yatim. Ketum LSM PAKAR Apresiasi
Sarang CPO Ilegal Ahok Beroperasi Bebas, Tanggapan Kapolres Dumai Dianggap Cuma ‘Pemanis Bibir’
Hari Ketiga Pencarian, Tim operasi SAR Nasional Temukan Pemuda Hanyut di Sungai Kapasuk Simalungun Meninggal Dunia
Gelper di Dayun Siak Diduga Tempat Judi dan Pemicu Keretakan Rumah Tangga, Pemilik dan Pengelola Bungkam
Serka Bernardus Sitanggang Melalui Wartawan Media Onlline Riau Yusman Gea Minta Media Tayangkan Hak Jawab: Terkait Pemberitaan Aktivitas CPO di Kecamatan Pinggir
Sarang CPO Diduga Ilegal di Pinggir Kebal Hukum, Nama Oknum TNI Terseret: Dandim Bengkalis Didesak Turun Tangan!
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:16 WIB

BNI DIDUGA JADI SARANG MAFIA PERBANKAN! LSM PAKAR AKAN AKSI DAMAI BESAR-BESARAN

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:27 WIB

STATUS DPR JADI TAMENG! WARGA LAPOR DUGAAN MAFIA TANAH & OBSTRUCTION OF JUSTICE DI SUMUT

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:05 WIB

Sambut HAN 2026, DPC LSM Pakar Batu Bara Santuni 100 Anak Yatim. Ketum LSM PAKAR Apresiasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:52 WIB

Sarang CPO Ilegal Ahok Beroperasi Bebas, Tanggapan Kapolres Dumai Dianggap Cuma ‘Pemanis Bibir’

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:33 WIB

Gelper di Dayun Siak Diduga Tempat Judi dan Pemicu Keretakan Rumah Tangga, Pemilik dan Pengelola Bungkam

Berita Terbaru