MUBES XI PEMUDA PANCASILA KUKUHKAN KEMBALI JAPTO SOERJOSOEMARNO SEBAGAI KETUM 2025-2030, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL ASTA CITA PRESIDEN PRABOWO

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | JurnalPakar.com – Musyawarah Besar (Mubes) XI Pemuda Pancasila menjadi momentum transformasi organisasi kemasyarakatan menjadi kekuatan sosial dan ekonomi yang siap mengawal implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto hingga ke pelosok desa.

Penegasan tersebut disampaikan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sekaligus Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo (Bamsoet). Ketua MPR RI ke-15 itu menilai, dengan jaringan yang tersebar di seluruh daerah, Pemuda Pancasila memiliki potensi strategis untuk membantu pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi, mengentaskan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan UMKM, serta menjaga persatuan bangsa.

“Saat ini rakyat ingin melihat manfaat nyata dari kehadiran Pemuda Pancasila. Berapa banyak lapangan kerja yang diciptakan, berapa UMKM yang naik kelas, berapa petani yang terbantu, dan berapa keluarga miskin yang kehidupannya membaik. Mubes XI harus menjadi pijakan agar Pemuda Pancasila tampil sebagai kekuatan produktif yang mengawal keberhasilan Asta Cita Presiden Prabowo sampai ke desa,” ujar Bamsoet saat menghadiri Mubes XI Pemuda Pancasila di Jakarta, Kamis (15/10).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mubes XI dihadiri antara lain Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno, Sekjen Arif Rahman, Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, Anggota DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti, dan Anggota DPR RI Musa Rajekshah.

Forum tertinggi organisasi tersebut secara resmi menetapkan kembali Japto Soelistyo Soerjosoemarno sebagai Ketua Umum Pemuda Pancasila periode 2025-2030. Melalui Tim Formatur yang terdiri dari 11 Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Provinsi, struktur kepengurusan baru juga menetapkan Johan Arifin Muba sebagai Ketua Pelaksana Harian dan Musa Rajekshah sebagai Sekretaris Jenderal. Kepemimpinan Ketua Umum diperkuat oleh empat Wakil Ketua Umum, yaitu Bambang Soesatyo, Arsjad Rasjid, Arif Rahman, dan Noak Rouw.

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 itu memaparkan bahwa tantangan pembangunan masih besar. Data BPS Maret 2026 mencatat jumlah penduduk miskin masih 22,93 juta jiwa atau 8,07 persen. Tingkat kemiskinan di perdesaan masih tinggi di angka 10,67 persen, sementara di perkotaan 6,34 persen. Sementara APBN 2026 mengalokasikan Rp164,7 triliun untuk ketahanan pangan dan Rp402,4 triliun untuk ketahanan energi. Anggaran besar tersebut harus mampu menghasilkan dampak nyata, terutama bagi masyarakat kecil yang masih menghadapi mahalnya kebutuhan hidup, keterbatasan lapangan kerja, dan rendahnya pendapatan.

Baca Juga:  KPK Amankan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam OTT Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru

“Untuk itu, mulai 18 November 2026 Pemuda Pancasila bersama APDESI Merah Putih akan meresmikan Gerakan Kandang Ayam Petelur di Kabupaten Serang, Banten, dengan membagikan 1.000 ekor ayam untuk setiap desa, dirangkaikan dengan pelantikan Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila periode 2025-2030. Gerakan ini akan diperluas ke 12 provinsi dengan target 146 juta ekor ayam petelur untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Ini adalah komitmen nyata Pemuda Pancasila dalam mengawal dan menyukseskan Asta Cita Presiden,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia itu menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi 8 persen membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemuda Pancasila harus mampu membangun gerakan ekonomi produktif melalui pengembangan kewirausahaan, pelatihan keterampilan, pendampingan UMKM, serta kemitraan dengan dunia usaha.

“Pertumbuhan ekonomi 8 persen harus menghasilkan lapangan kerja dan pendapatan yang lebih baik bagi rakyat. Pemuda Pancasila harus mengambil peran dalam mencetak pengusaha baru, memperkuat UMKM, dan membuka peluang kerja bagi generasi muda. Kita ingin Pemuda Pancasila dikenal sebagai organisasi yang menghadirkan solusi, menjaga persatuan, memberi rasa aman, dan menjadi kekuatan produktif pembangunan,” jelasnya.

Dosen Pascasarjana Universitas Borobudur, Universitas Pertahanan, dan Universitas Jayabaya itu juga mengingatkan bahwa tantangan bangsa ke depan semakin kompleks akibat ketegangan geopolitik, persaingan ekonomi global, ancaman krisis energi, perubahan iklim, serta perkembangan kecerdasan buatan (AI). Kondisi tersebut menuntut kader Pemuda Pancasila yang terdidik, adaptif, dan mampu menjawab perubahan zaman melalui penguatan pendidikan kebangsaan, literasi digital, keterampilan teknologi, kesiapsiagaan bencana, dan solidaritas sosial.

“Pemuda Pancasila harus menjadi organisasi yang dicari rakyat ketika menghadapi kesulitan. Saat bencana banjir, longsor, dan kebakaran hutan datang, kader harus hadir membantu. Ketika konflik sosial terjadi, kader harus menjadi penengah. Saat rakyat kesulitan ekonomi, organisasi harus membuka jalan keluar. Inilah wajah Pemuda Pancasila yang kita harapkan: kuat dalam solidaritas, matang dalam pemikiran, dan nyata dalam pengabdian,” pungkas Bamsoet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpakar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, FABEM Minta Prabowo Evaluasi Menteri Haji dan Umrah
DARURAT NASIONAL KARHUTLA, DPP FABEM DESAK PRESIDEN BERTINDAK TEGAS DAN COPOT PEJABAT GAGAL
AKSI GABUNGAN FABEM DAN ORMAS KEPUNG KPK: BONGKAR OLIGARKI, TANGKAP DAN ADILI NUSRON WAHID BESERTA KRONI-KRONI KORUPTOR!
Pomdam Jaya Dalami Dugaan Pelanggaran Prajurit dalam Kasus Judol Cijantung
Perkembangan Kasus Jalan Sumut: KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru
SURVEY IDM: 89,3% PENGGUNA PUAS, LAYANAN PELINDO DINILAI CEPAT, ANDAL, DAN BERORIENTASI PELANGGAN 
ERUPSI ANAK KRAKATAU PICU PENUNDAAN PENERBANGAN DI SOEKARNO-HATTA, PENUMPANG LION AIR RESCHEDULE HINGGA 9 SEPTEMBER
VIDEO LAMA HENGKI HARYADI VIRAL LAGI, BUNG REGAR: PANTAS DIPERTIMBANGKAN JADI KAPOLRI
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, FABEM Minta Prabowo Evaluasi Menteri Haji dan Umrah

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:01 WIB

DARURAT NASIONAL KARHUTLA, DPP FABEM DESAK PRESIDEN BERTINDAK TEGAS DAN COPOT PEJABAT GAGAL

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

AKSI GABUNGAN FABEM DAN ORMAS KEPUNG KPK: BONGKAR OLIGARKI, TANGKAP DAN ADILI NUSRON WAHID BESERTA KRONI-KRONI KORUPTOR!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Pomdam Jaya Dalami Dugaan Pelanggaran Prajurit dalam Kasus Judol Cijantung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:43 WIB

MUBES XI PEMUDA PANCASILA KUKUHKAN KEMBALI JAPTO SOERJOSOEMARNO SEBAGAI KETUM 2025-2030, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL ASTA CITA PRESIDEN PRABOWO

Berita Terbaru